©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Bagi Anda yang sering memperhatikan kendaraan besar di jalan raya, pasti sudah tidak asing lagi dengan tulisan “PS” diikuti angka di bagian kabin depan truk. Kode seperti PS 100, PS 110, atau PS 125 sangat populer di Indonesia, terutama pada truk legendaris seperti Mitsubishi Colt Diesel (kini dikenal sebagai Fuso Canter).
Namun, apa sebenarnya arti dari singkatan PS tersebut? Mengapa angka di belakangnya berbeda-beda? Berikut penjelasan lengkapnya.
Arti Singkatan PS
Singkatan PS berasal dari kata bahasa Jerman, yaitu Pferdestärke (artinya: tenaga kuda).
Hubungan Antara Kode PS dan Kekuatan Truk
Angka yang mengikuti tulisan PS pada kabin truk menunjukkan jumlah tenaga maksimal yang bisa disemburkan oleh mesin tersebut. Semakin besar angkanya, semakin bertenaga pula truknya.
Berikut adalah beberapa contoh kode PS yang sangat populer di Indonesia beserta artinya:
Mengapa Menggunakan Istilah Jerman (PS)?
Banyak orang mengira PS adalah singkatan bahasa Indonesia seperti “Power Steering” atau “Poros Silinder”. Kekeliruan ini wajar karena posisinya di kabin.
Namun, dunia otomotif internasional—khususnya pabrikan Jepang seperti Mitsubishi—banyak mengadopsi standar industri Jerman (DIN – Deutsches Institut für Normung) pada era abad ke-20. Standar inilah yang membawa satuan Pferdestärke (PS) populer di pasar Asia, termasuk Indonesia.
Perbedaan PS dengan HP (Horsepower)
Meski sama-sama berarti tenaga kuda, secara matematis ada sedikit perbedaan hitungan antara PS (satuan metrik) dan HP (satuan imperial Inggris):
Perbedaan ini sangat kecil, sehingga dalam penggunaan sehari-hari di dunia ekspedisi dan bengkel, para sopir maupun pemilik truk sering menganggap PS dan HP adalah hal yang sama.
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency