Bunyi Decit Per Daun Truk Serta Cara Menghilangkannya

Bunyi Decit Per Daun Truk Serta Cara Menghilangkannya

October 27, 2026
0 Comments

Pernah mendengar bunyi “cit-cit”, “ngik-ngik”, atau decitan dari bagian belakang truk saat melewati jalan bergelombang, polisi tidur, atau ketika kendaraan membawa muatan?

Jangan langsung menganggapnya sebagai suara biasa.

Pada truk yang menggunakan sistem suspensi per daun (leaf spring), bunyi decit memang cukup sering muncul akibat gesekan antar-komponen. Namun, suara tersebut juga bisa menjadi tanda bahwa ada bagian yang kering, kotor, aus, bergeser, atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Menghilangkan bunyi decit sebenarnya tidak selalu sulit. Tetapi, yang penting bukan hanya membuat suara tersebut hilang sementara. Sumber gesekan harus diketahui agar masalah tidak kembali dan tidak berkembang menjadi kerusakan pada komponen suspensi.

Lalu, apa penyebabnya dan bagaimana cara menghilangkannya?

Mengenal Sistem Per Daun pada Truk

Sebelum membahas bunyi decit, kita perlu memahami fungsi per daun (leaf spring).

Per daun merupakan salah satu jenis sistem suspensi yang banyak digunakan pada kendaraan niaga, termasuk truk. Bentuknya terdiri dari beberapa lembar pelat baja yang disusun bertumpuk dan bekerja untuk menopang beban sekaligus membantu meredam gerakan vertikal roda terhadap rangka.

Pada kendaraan niaga, per daun memiliki peran penting karena harus bekerja dalam kondisi yang relatif berat.

Saat truk melewati jalan rusak atau membawa muatan, susunan per daun dapat mengalami perubahan bentuk atau gerakan relatif. Pada kondisi tertentu, bagian-bagian yang bersentuhan dapat menghasilkan bunyi gesekan.

Selain lembaran per, terdapat pula komponen pendukung seperti:

  • Shackle atau gantungan per
  • Spring pin
  • Bushing
  • U-bolt
  • Dudukan per
  • Center bolt
  • Komponen suspensi lainnya sesuai desain kendaraan

Karena itu, bunyi yang terdengar seperti berasal dari per daun belum tentu benar-benar berasal dari lembaran pernya.

Apa Penyebab Per Daun Truk Berbunyi Decit?

Ada beberapa penyebab yang cukup umum.

1. Gesekan Antar-Lembaran Per Daun

Ini merupakan salah satu penyebab yang paling sering dicurigai.

Ketika beberapa lembar per daun bergerak relatif satu sama lain, permukaan logam dapat saling bergesekan. Jika kondisi permukaan kering, kotor, atau terdapat kontaminasi tertentu, gesekan tersebut dapat menghasilkan suara decit.

Suara biasanya semakin mudah terdengar ketika suspensi bekerja, misalnya saat:

  • Melewati jalan berlubang
  • Melewati polisi tidur
  • Truk membawa muatan
  • Kendaraan melakukan pengereman
  • Rangka mengalami gerakan naik-turun

Namun, jangan langsung menyimpulkan bahwa semua bunyi berasal dari gesekan antar-daun. Pemeriksaan tetap diperlukan.

2. Per Daun Kotor dan Berdebu

Truk yang sering beroperasi di area konstruksi, tambang, perkebunan, proyek, atau jalan tanah tentu lebih mudah terkena debu dan lumpur.

Kotoran dapat masuk ke sela-sela susunan per daun.

Ketika suspensi bekerja, kotoran tersebut dapat ikut bergesekan dengan permukaan per dan menghasilkan suara.

Dalam kondisi tertentu, campuran debu, air, dan kotoran bahkan dapat menjadi seperti material abrasif yang mempercepat keausan permukaan.

3. Komponen Bushing atau Spring Pin Mulai Kering

Jangan hanya memperhatikan lembaran per.

Pada bagian ujung per daun biasanya terdapat sistem pemasangan yang memungkinkan per bergerak mengikuti kerja suspensi. Komponen seperti spring pin dan bushing dapat mengalami gesekan apabila pelumasan atau kondisinya tidak sesuai.

Jika bushing mulai aus atau sambungan mengalami masalah, bunyi yang muncul bisa terdengar seperti decitan.

Dalam kasus seperti ini, menyemprot bagian daun per dengan pelumas mungkin hanya mengurangi suara sementara.

4. Bushing Mulai Aus atau Rusak

Bushing memiliki fungsi penting untuk mengurangi gesekan dan membantu mengendalikan gerakan komponen suspensi.

Seiring waktu, bushing dapat mengalami:

  • Keausan
  • Retak
  • Perubahan bentuk
  • Pengerasan material
  • Kerusakan akibat beban berat

Bushing yang sudah rusak dapat menimbulkan bunyi ketika suspensi bergerak.

Jika terdapat keausan, solusinya bukan sekadar menambahkan pelumas, melainkan melakukan pemeriksaan dan mengganti komponen apabila memang sudah melewati kondisi yang layak.

5. U-bolt atau Dudukan Per Mengalami Masalah

U-bolt digunakan untuk mengikat susunan per daun dengan bagian axle atau dudukannya sesuai desain kendaraan.

Jika terdapat masalah pada pengencangan, posisi, atau kondisi komponen, dapat muncul gerakan yang tidak seharusnya.

Bunyi yang terdengar mungkin bukan berasal dari gesekan antar-daun, tetapi dari pergerakan komponen terhadap dudukannya.

Untuk bagian ini, jangan asal mengencangkan menggunakan perkiraan. Pengencangan harus mengikuti prosedur dan spesifikasi kendaraan karena sambungan suspensi merupakan bagian penting dari keselamatan.

6. Karat pada Permukaan Per

Per daun terbuat dari material baja dan bekerja di lingkungan yang cukup keras.

Paparan air, lumpur, garam, dan kotoran dapat menyebabkan korosi pada permukaan.

Karat dapat membuat permukaan menjadi kasar sehingga gesekan antarbagian semakin mudah menimbulkan suara.

Korosi yang ringan tentu berbeda dengan korosi yang sudah menyebabkan penipisan atau kerusakan struktural pada daun per.

Jika ditemukan karat berat, retak, atau perubahan bentuk, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.

Bagaimana Cara Menghilangkan Bunyi Decit pada Per Daun?

Langkah pertama adalah jangan langsung menyemprotkan cairan apa pun ke per daun.

Cari dulu sumber bunyinya.

Berikut pendekatan yang lebih tepat.

1. Bersihkan Area Per Daun

Jika truk sering bekerja di lingkungan berdebu atau berlumpur, langkah awal yang dapat dilakukan adalah membersihkan area suspensi.

Hilangkan lumpur, debu, dan kotoran yang menumpuk pada bagian per daun serta komponen di sekitarnya.

Setelah dibersihkan, perhatikan apakah bunyi berkurang.

Jika suara menghilang setelah pembersihan tetapi kemudian muncul kembali, kemungkinan terdapat masalah yang berkaitan dengan kondisi permukaan, pelumasan, atau gesekan pada komponen tertentu.

2. Periksa Sumber Suara Saat Suspensi Bergerak

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan oleh mekanik dengan metode yang aman.

Amati bagian per daun dan komponen pendukung saat kendaraan mengalami gerakan suspensi yang terkontrol.

Tujuannya bukan sekadar mendengar bunyi, tetapi menentukan komponen mana yang benar-benar menghasilkan suara.

Ini penting karena suara dari suspensi dapat merambat melalui rangka sehingga sumbernya kadang terasa berbeda dari lokasi sebenarnya.

3. Periksa dan Lakukan Greasing pada Titik yang Memang Membutuhkan Pelumasan

Beberapa sistem suspensi memiliki titik grease fitting yang memang dirancang untuk mendapatkan pelumasan.

Jika komponen tersebut memang membutuhkan grease, lakukan greasing sesuai rekomendasi pabrikan.

Gunakan jenis grease yang sesuai dan jangan mencampur berbagai jenis pelumas tanpa mengetahui kompatibilitasnya.

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua permukaan per daun harus diberi pelumas secara sembarangan.

Metode perawatan sangat bergantung pada desain suspensi dan rekomendasi pabrikan.

4. Periksa Bushing dan Spring Pin

Jika bunyi berasal dari area ujung per, periksa kondisi:

  • Bushing
  • Spring pin
  • Shackle
  • Dudukan
  • Komponen pengikat

Jika ditemukan kelonggaran atau keausan, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti sesuai kebutuhan.

Menghilangkan bunyi tanpa memperbaiki keausan hanya akan menunda masalah.

5. Periksa U-bolt dan Dudukan Per

Periksa apakah terdapat tanda-tanda:

  • Posisi bergeser
  • Komponen rusak
  • Baut atau mur bermasalah
  • Dudukan mengalami kerusakan
  • Terdapat bekas gerakan atau gesekan yang tidak normal

Jika membutuhkan pengencangan, gunakan prosedur dan nilai torsi sesuai spesifikasi kendaraan.

Jangan mengandalkan feeling saat mengencangkan komponen suspensi yang kritis.

Hati-Hati Menggunakan Oli atau Pelumas Sembarangan

Salah satu cara yang sering dilakukan untuk menghilangkan bunyi decit adalah menyemprotkan oli atau cairan pelumas ke sela-sela per daun.

Memang, suara mungkin dapat berkurang untuk sementara.

Tetapi metode tersebut tidak selalu tepat.

Pelumas yang tidak sesuai dapat menarik debu dan kotoran sehingga membentuk lapisan kotor pada area yang bergesekan. Pada kondisi tertentu, hal tersebut justru dapat mempercepat kontaminasi.

Selain itu, jika pelumas mengenai komponen yang seharusnya tetap kering atau bagian lain yang membutuhkan karakteristik gesekan tertentu, efeknya dapat berbeda.

Jadi, prinsipnya sederhana:

Jangan menghilangkan suara dengan mengorbankan fungsi komponen.

Gunakan pelumas hanya pada titik dan komponen yang memang direkomendasikan untuk dilumasi.

Apakah Bunyi Decit Berarti Per Daun Harus Diganti?

Belum tentu.

Bunyi decit tidak otomatis berarti daun per sudah rusak.

Masalahnya bisa saja hanya:

  • Kotor
  • Kurang pelumasan pada titik yang memang membutuhkan grease
  • Bushing mulai kering
  • Gesekan antar-komponen
  • Komponen pendukung mulai aus

Namun, pemeriksaan harus lebih serius apabila bunyi disertai gejala lain.

Misalnya:

  • Truk terasa miring
  • Salah satu sisi terlihat lebih rendah
  • Per daun retak
  • Per berubah bentuk
  • Suspensi terasa tidak normal
  • Terdapat kelonggaran pada sambungan
  • Muncul bunyi benturan keras
  • Ban mengalami keausan tidak normal
  • Kendaraan terasa tidak stabil
  • Ada bekas pergeseran pada dudukan per

Jika ditemukan retak pada daun per, kerusakan pada shackle, spring pin, atau komponen struktural lainnya, jangan hanya fokus pada suara. Keselamatan dan fungsi suspensi harus menjadi prioritas.

Bedakan Bunyi Decit dengan Bunyi Benturan

Ini juga penting.

Bunyi decit biasanya terdengar seperti:

“Cit-cit”, “ngik-ngik”, atau suara gesekan.

Sementara bunyi benturan bisa terdengar seperti:

“Tok”, “duk”, atau “gluduk”.

Keduanya bisa memiliki penyebab berbeda.

Bunyi benturan misalnya dapat berkaitan dengan kelonggaran pada sambungan, bushing yang sudah rusak, komponen suspensi yang bergerak berlebihan, atau masalah pada dudukan.

Jadi, jangan menganggap semua suara dari bagian belakang truk sebagai masalah pelumasan.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengatasi Bunyi Per Daun

Ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari.

Hanya Menyemprot Pelumas

Ini merupakan solusi cepat tetapi belum tentu menyelesaikan penyebab.

Jika komponen sudah aus, pelumas tidak akan mengembalikan kondisi material seperti semula.

Mengabaikan Bushing

Pengemudi atau pemilik truk sering hanya melihat lembaran per.

Padahal, bushing, spring pin, dan shackle juga bekerja keras dan dapat menjadi sumber bunyi.

Mengencangkan Baut Secara Sembarangan

Terlalu kendor tentu bermasalah, tetapi terlalu kencang juga tidak selalu berarti lebih baik.

Gunakan prosedur dan spesifikasi dari pabrikan.

Mengabaikan Muatan Berlebih

Per daun yang bekerja melebihi kemampuan desain akan menerima beban yang lebih besar.

Selain meningkatkan risiko keausan, overload juga dapat mempercepat kerusakan berbagai komponen suspensi.

Menunggu Sampai Bunyi Menjadi Keras

Suara kecil bukan berarti harus selalu diabaikan.

Justru, suara baru dapat menjadi tanda awal sebelum muncul gejala yang lebih serius.

Cara Mencegah Bunyi Per Daun Kembali

Daripada terus mencari cara menghilangkan bunyi, lebih baik bangun kebiasaan perawatan yang konsisten.

Rutin Bersihkan Suspensi

Terutama jika truk beroperasi di area:

  • Tambang
  • Proyek konstruksi
  • Perkebunan
  • Jalan tanah
  • Area berlumpur

Kotoran yang menumpuk dapat mempercepat kontaminasi dan keausan.

Lakukan Greasing Sesuai Jadwal

Ikuti rekomendasi pabrikan kendaraan dan sesuaikan dengan kondisi kerja.

Truk yang beroperasi dalam kondisi berat mungkin membutuhkan perhatian lebih dibandingkan kendaraan yang digunakan pada kondisi ringan.

Periksa Setelah Membawa Muatan Berat

Setelah bekerja dengan muatan berat atau melewati jalan yang sangat buruk, lakukan pemeriksaan visual pada suspensi.

Perhatikan apakah ada:

  • Retakan
  • Pergeseran
  • Baut bermasalah
  • Komponen bengkok
  • Kelonggaran
  • Bekas gesekan yang tidak normal

Jangan Abaikan Kondisi Jalan

Cara mengemudi juga memengaruhi umur suspensi.

Mengurangi kecepatan ketika melewati lubang, polisi tidur, atau permukaan jalan yang rusak dapat mengurangi beban kejut pada sistem suspensi.

Hindari Overload

Kapasitas angkut bukan hanya persoalan mesin mampu menarik atau tidak.

Suspensi, axle, ban, roda, rem, chassis, dan komponen lainnya juga memiliki batas kerja.

Karena itu, menjaga muatan sesuai kapasitas kendaraan merupakan bagian penting dari perawatan suspensi.

Checklist Pemeriksaan Per Daun Truk

Agar lebih mudah, berikut checklist sederhana yang dapat digunakan saat inspeksi:

Pemeriksaan

Kondisi yang Perlu Diperhatikan

Lembaran per

Retak, bengkok, korosi berat

Sela-sela per

Lumpur, debu, kotoran berlebih

Bushing

Retak, aus, berubah bentuk

Spring pin

Keausan atau kelonggaran

Shackle

Posisi dan kondisi fisik

U-bolt

Kondisi pengikat dan dudukan

Dudukan per

Kerusakan atau bekas pergeseran

Pelumasan

Sesuai titik dan rekomendasi pabrikan

Suara

Decit, bunyi benturan, atau suara abnormal

Ketinggian kendaraan

Perbedaan tinggi kiri dan kanan

Untuk Pengelola Armada: Jangan Jadikan Bunyi sebagai Keluhan Saja

Bagi pengelola armada, laporan seperti “per belakang bunyi” sebaiknya tidak langsung ditutup dengan tindakan “semprot pelumas”.

Buat laporan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan.

Misalnya:

Keluhan:
Per belakang berbunyi saat melewati jalan tidak rata.

Pemeriksaan:
Ditemukan kotoran pada sela daun dan kondisi bushing perlu diperiksa.

Tindakan:
Pembersihan dilakukan, titik pelumasan diperiksa, dan kondisi bushing dievaluasi.

Hasil:
Bunyi berkurang/hilang atau diperlukan penggantian komponen.

Dengan pencatatan seperti ini, tim maintenance dapat melihat apakah kendaraan yang sama terus mengalami masalah.

Data tersebut juga dapat digunakan untuk menentukan apakah interval pemeriksaan suspensi perlu diperketat.

PT Valar Truk Solusi adalah dealer truk bekas nomor 1 di Indonesia. Valartruk.id membantu Anda menemukan truk baru dan bekas yang berkualitas dengan harga terendah dan jaminan layanan pelanggan terbaik.

PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat

©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency