©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Di tengah berkembangnya berbagai jenis kendaraan angkut—mulai dari truk tronton, truk rigid, hingga trailer khusus—truk 6 ban tetap bertahan sebagai tulang punggung distribusi material di banyak sektor. Dari proyek konstruksi, infrastruktur, pertambangan ringan, hingga distribusi bahan bangunan, truk 6 ban masih menjadi pilihan utama bagi banyak kontraktor dan pengusaha logistik.
Bukan tanpa sebab. Kombinasi fleksibilitas, efisiensi biaya, dan keandalan membuat truk 6 ban sulit digantikan oleh armada lain. Berikut alasan lengkap mengapa truk 6 ban masih jadi “raja” angkut material di Indonesia.
Salah satu keunggulan utama truk 6 ban adalah kemampuannya beroperasi di berbagai kondisi jalan, mulai dari:
Dibandingkan truk besar seperti tronton, truk 6 ban lebih lincah masuk ke area sempit, namun tetap cukup kuat untuk membawa beban berat.
Truk 6 ban biasanya mampu mengangkut material seperti:
Kapasitasnya berada di titik “pas”: tidak terlalu kecil seperti truk 4 ban, namun tidak sebesar truk tronton yang sering berlebihan untuk proyek skala menengah.
Dari sisi biaya, truk 6 ban menawarkan keseimbangan yang sangat menarik:
Bagi banyak kontraktor, ini berarti margin keuntungan yang lebih stabil.
Truk 6 ban juga sangat fleksibel untuk dimodifikasi, misalnya menjadi:
Fleksibilitas ini membuat truk 6 ban tetap relevan di berbagai industri.
Di kota-kota besar yang sering macet dan memiliki banyak jalan sempit, truk 6 ban jauh lebih praktis dibanding tronton atau trailer besar. Truk ini:
Meski bukan sekelas truk tambang besar, truk 6 ban tetap cukup tangguh untuk pekerjaan berat sehari-hari, terutama jika dilengkapi:
Karena itu, banyak perusahaan tetap mengandalkan truk 6 ban sebagai armada inti.
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency