©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Self Loader vs Towing: Pilih Mana untuk Angkut Alat Berat? Ini Jawaban Paling Efisien!
Dalam dunia konstruksi, pertambangan, dan logistik, kebutuhan mengangkut alat berat seperti excavator, forklift, skid steer, atau mesin industri semakin meningkat. Dua jenis armada yang paling sering digunakan adalah self loader dan towing. Meski sama-sama berfungsi untuk memindahkan alat atau kendaraan, keduanya memiliki karakteristik berbeda.
Lalu, mana yang paling efisien untuk mengangkut alat berat? Berikut penjelasan lengkapnya!
Self loader adalah truk dengan bak hidrolik yang bisa naik-turun (tilting) sehingga alat berat dapat naik sendiri tanpa bantuan crane tambahan. Biasanya digunakan untuk alat berat ukuran menengah.
Kelebihan Self Loader:
Kekurangan Self Loader:
Kapan Self Loader Paling Efektif?
Towing adalah platform kendaraan datar (flatbed) yang umumnya digunakan untuk mengangkut kendaraan roda empat, truk kecil, atau mesin industri ringan.
Kelebihan Towing:
Kekurangan Towing:
Kapan Towing Lebih Efektif?
| Kategori | Self Loader | Towing |
|---|---|---|
| Kapasitas | 3–20 ton | 1–5 ton (umumnya) |
| Jenis Muatan | Alat berat, forklift, mesin proyek | Mobil, kendaraan ringan |
| Keamanan | Sangat stabil untuk alat berat | Stabil untuk kendaraan, kurang untuk alat berat |
| Akses Naik | Hidrolik (aman & kuat) | Winch atau dorong |
| Biaya | Sedang – tinggi | Murah – sedang |
| Efektivitas untuk proyek | Sangat cocok | Terbatas |
Jawaban paling efisien bergantung pada jenis alat yang diangkut:
Lebih aman, stabil, cepat, dan tidak merusak alat.
Lebih murah dan praktis.
Ini opsi lebih aman dibanding towing atau self loader.
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency