Penyebab dan Solusi Truk Crane Kehilangan Tenaga Angkat

Penyebab dan Solusi Truk Crane Kehilangan Tenaga Angkat

September 19, 2025
0 Comments

Truk crane adalah alat berat yang dirancang untuk mengangkat beban besar dengan sistem hidrolik. Namun, tidak jarang operator menghadapi masalah truk crane kehilangan tenaga angkat secara tiba-tiba. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat mengganggu pekerjaan dan membahayakan keselamatan. Untuk itu, penting memahami penyebab dan solusi agar masalah ini tidak terulang.

 

Penyebab Umum Truk Crane Kehilangan Tenaga Angkat

1. Masalah pada Pompa Hidrolik

Pompa hidrolik berfungsi menciptakan aliran oli bertekanan yang menggerakkan silinder crane. Jika mengalami keausan, kerusakan segel, atau keretakan internal, pompa tidak akan menghasilkan tekanan yang cukup. Akibatnya, tenaga angkat crane berkurang.

2. Kualitas Oli Hidrolik yang Buruk

Oli hidrolik tidak hanya melumasi, tetapi juga menjadi media transfer tenaga. Oli yang kotor, terkontaminasi air, atau salah spesifikasi dapat merusak sistem. Oli terlalu kental atau encer karena suhu ekstrem juga membuat pompa dan silinder bekerja tidak optimal.

3. Kebocoran pada Sistem Hidrolik

Kebocoran bisa terjadi di selang, sambungan, atau silinder. Kebocoran eksternal terlihat dari tetesan oli, sedangkan kebocoran internal lebih sulit dideteksi namun menyebabkan hilangnya tekanan. Kedua kondisi ini berpengaruh langsung pada hilangnya tenaga angkat crane.

 

Solusi dan Tindakan Pencegahan

1. Perawatan Rutin

Lakukan inspeksi berkala pada pompa, selang, dan silinder hidrolik. Pastikan tidak ada kebocoran atau tanda keausan. Ganti oli sesuai jadwal pabrikan dengan spesifikasi yang tepat.

2. Perbaikan Pompa dan Selang yang Rusak

Jika pompa tidak bekerja optimal, segera lakukan pemeriksaan. Kerusakan ringan bisa diperbaiki dengan mengganti segel atau katup, sementara kerusakan berat membutuhkan penggantian pompa. Selang atau sambungan yang bocor sebaiknya langsung diganti, bukan ditambal, karena tekanan tinggi bisa menyebabkan kegagalan mendadak.

3. Penggunaan dan Beban yang Tepat

Jangan melebihi batas SWL (Safe Working Load) crane. Beban berlebih dapat merusak sistem hidrolik sekaligus membahayakan keselamatan. Operator juga perlu memiliki pelatihan yang memadai untuk mengoperasikan crane sesuai standar keselamatan.

 

Kesimpulan

Masalah truk crane kehilangan tenaga angkat umumnya disebabkan oleh kerusakan pompa hidrolik, kualitas oli yang buruk, atau kebocoran sistem. Solusi terbaik adalah melakukan perawatan rutin, mengganti komponen yang rusak, serta memastikan penggunaan crane sesuai kapasitasnya. Dengan langkah ini, crane dapat beroperasi optimal dan aman.

PT Valar Truk Solusi adalah dealer truk bekas nomor 1 di Indonesia. Valartruk.id membantu Anda menemukan truk baru dan bekas yang berkualitas dengan harga terendah dan jaminan layanan pelanggan terbaik.

PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat

©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency