©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Oli mesin sering dianggap sekadar pelumas, padahal perannya jauh lebih penting. Tidak hanya mengurangi gesekan, oli juga mendinginkan, membersihkan, dan melindungi mesin dari korosi. Maka dari itu, pemilihan oli yang tepat sangat menentukan umur dan performa kendaraan. Namun, antara oli mahal dan oli murah, mana yang sebenarnya dibutuhkan mesin? Mari kita bedah satu per satu.
Sebelum membandingkan harga, penting memahami apa saja fungsi oli:
Dengan fungsi sebesar ini, kualitas oli sangat berpengaruh pada kinerja mesin.
Secara umum, perbedaan utama antara oli mahal dan murah ada pada bahan dasar dan zat tambahan (additive). Berikut perbandingannya:
|
Aspek |
Oli Mahal |
Oli Murah |
|
Base oil |
Sintetik atau semi-sintetik, stabil di suhu tinggi |
Mineral, stabilitas rendah, cepat menurun |
|
Additive |
Lengkap: anti-aus, anti-karat, detergents |
Terbatas, kadang hanya pelumas dasar |
|
Umur pakai |
Lebih panjang, interval ganti lebih lama |
Lebih cepat habis, harus sering diganti |
|
Performa mesin |
Konsisten, menjaga komponen lebih awet |
Bisa menurun saat mesin panas atau kerja berat |
|
Harga |
Tinggi, tapi irit jangka panjang |
Murah, tapi biaya perawatan bisa lebih besar |
Intinya, oli mahal lebih unggul dalam hal stabilitas, perlindungan, dan umur pakai. Oli murah bisa saja cukup, tetapi performanya lebih bergantung pada kondisi mesin dan cara perawatan.
Banyak orang beranggapan, semakin mahal oli maka semakin baik. Padahal, kebutuhan oli tergantung pada kondisi kendaraan:
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency