©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Dalam sistem penggerak kendaraan, gardan adalah komponen vital yang sering luput dari perhatian. Padahal, tanpa gardan, tenaga dari mesin tidak bisa disalurkan dengan optimal ke roda.
Bagi pemilik armada seperti truk dari Mitsubishi Fuso dan Isuzu Motors Ltd., memahami fungsi dan cara kerja gardan sangat penting untuk menjaga performa dan efisiensi kendaraan.
Gardan adalah bagian dari sistem drivetrain yang berfungsi untuk:
Dalam istilah teknis, gardan dikenal sebagai Differential.
Fungsi Utama Gardan pada Truk
1. Meneruskan Tenaga ke Roda
Gardan menerima tenaga dari transmisi dan menyalurkannya ke roda penggerak.
2. Mengatur Perbedaan Putaran Roda
Saat truk berbelok:
Gardan memastikan perbedaan ini berjalan lancar tanpa selip.
3. Menambah Torsi
Gardan membantu meningkatkan torsi yang dibutuhkan untuk:
4. Menjaga Stabilitas Kendaraan
Distribusi tenaga yang tepat membuat truk lebih stabil, terutama saat membawa muatan.
Secara sederhana, alur kerja gardan adalah sebagai berikut:
1. Ring Gear dan Pinion Gear
Berfungsi untuk mengubah arah putaran dan menyalurkan tenaga.
2. Differential Gear
Mengatur perbedaan putaran roda saat belok.
3. Axle Shaft
Poros yang menghubungkan gardan ke roda.
4. Housing (Rumah Gardan)
Pelindung seluruh komponen di dalamnya.
1. Gardan Tunggal
Digunakan pada truk ringan (4×2).
2. Gardan Ganda (Double Drive)
Digunakan pada truk berat (6×4).
Memberikan:
Waspadai gejala berikut:
Jika dibiarkan, kerusakan bisa semakin parah dan mahal.
1. Rutin Ganti Oli Gardan
Oli berfungsi melumasi dan mencegah gesekan berlebih.
2. Hindari Overload
Beban berlebih mempercepat keausan komponen.
3. Periksa Kebocoran
Pastikan tidak ada oli yang bocor.
4. Servis Berkala
Lakukan pengecekan di bengkel terpercaya.
Kerusakan gardan bisa menyebabkan:
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency