©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Dalam operasional kendaraan niaga, memahami batas berat kendaraan adalah hal yang sangat penting. Salah satu istilah yang wajib diketahui oleh pemilik armada adalah GVW (Gross Vehicle Weight).
Bagi pengguna truk seperti Mitsubishi Fuso atau Isuzu Motors Ltd., memahami GVW bukan hanya soal teknis, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan dan risiko denda di jalan.
GVW (Gross Vehicle Weight) adalah berat total kendaraan saat beroperasi, yang mencakup:
Dengan kata lain, GVW adalah berat keseluruhan truk dalam kondisi siap jalan.
1. Menghindari Overloading
Jika berat kendaraan melebihi GVW, maka truk dianggap overload.
2. Menghindari Denda dan Sanksi
Di Indonesia, pelanggaran muatan berlebih bisa dikenakan:
3. Menjaga Keselamatan
Overload dapat menyebabkan:
4. Menjaga Umur Kendaraan
Beban berlebih mempercepat kerusakan:
Agar tidak salah paham, berikut istilah terkait:
Rumus dasar:
Payload = GVW – Curb Weight
Secara konsep, GVW dihitung dengan menjumlahkan seluruh komponen berat kendaraan:
Contoh Perhitungan:
Misalnya:
Maka:
GVW = 5.000 + 3.000 + 150 + 100 = 8.250 kg
Jika batas GVW dari pabrikan adalah 8.000 kg, maka kendaraan tersebut overload 250 kg.
Batas GVW biasanya dapat ditemukan pada:
1. Buku Manual Kendaraan
Dokumen resmi dari pabrikan.
2. Plat Spesifikasi (Name Plate)
Biasanya terletak di:
3. STNK atau Dokumen Kendaraan
Tercantum sebagai:
Gunakan jembatan timbang atau timbangan gudang.
2. Pahami Kapasitas Truk
Jangan hanya melihat volume, tapi juga berat.
3. Gunakan Truk Sesuai Kelasnya
4. Edukasi Sopir dan Tim Logistik
Kesalahan sering terjadi karena kurangnya pemahaman di lapangan.
Overloading mungkin terlihat menguntungkan dalam jangka pendek, tetapi berisiko besar:
Kerugian yang Mungkin Terjadi:
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency