©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Saat membeli grease atau gemuk untuk truk, banyak orang langsung mengaitkan warna dengan kualitas produk. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa grease berwarna merah pasti lebih bagus daripada yang berwarna kuning, atau grease hijau lebih tahan panas dibandingkan grease biru.
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Warna grease bukanlah standar yang menunjukkan kualitas, daya tahan, maupun spesifikasi pelumas. Setiap produsen memiliki kebijakan sendiri dalam memberikan warna pada produknya.
Lalu, apa sebenarnya arti warna grease? Dan bagaimana cara memilih grease yang tepat untuk truk? Simak penjelasannya berikut ini.
Jawabannya adalah tidak.
Hingga saat ini tidak ada standar internasional yang mengatur bahwa warna tertentu harus memiliki spesifikasi atau kualitas tertentu. Warna pada grease umumnya hanya berfungsi sebagai identitas produk yang dibuat oleh masing-masing produsen.
Sebagai contoh:
Artinya, memilih grease hanya berdasarkan warna dapat menyebabkan kesalahan dalam aplikasi pelumasan.
Produsen biasanya menambahkan pewarna (dye) ke dalam grease dengan beberapa tujuan, seperti:
Karena hanya sebagai identitas visual, warna tidak selalu berkaitan dengan kandungan atau performa grease.
Meskipun tidak memiliki arti baku, beberapa warna berikut cukup umum ditemukan di pasaran.
Grease merah sering digunakan sebagai pelumas serbaguna (multipurpose grease).
Umumnya digunakan pada:
Namun, spesifikasi setiap merek tetap dapat berbeda.
Beberapa produsen menggunakan warna biru untuk grease dengan daya tahan air yang lebih baik.
Aplikasi yang umum meliputi:
Tetapi, tidak semua grease biru memiliki karakteristik tersebut.
Grease hijau sering ditemukan pada grease sintetis atau grease untuk aplikasi khusus.
Biasanya digunakan pada:
Sekali lagi, hal ini bergantung pada spesifikasi masing-masing produsen.
Grease hitam umumnya mengandung molybdenum disulfide (MoS₂) atau grafit yang membantu mengurangi gesekan pada beban tinggi.
Sering digunakan pada:
Namun, kandungan MoS₂ harus dipastikan melalui spesifikasi produk, bukan hanya berdasarkan warnanya.
Grease berwarna kuning atau cokelat banyak digunakan sebagai grease serbaguna untuk kendaraan maupun mesin industri.
Performa produk tetap harus dilihat dari spesifikasi teknisnya.
Saat memilih grease untuk truk, ada beberapa hal yang jauh lebih penting dibandingkan warna.
Thickener merupakan bahan yang membentuk struktur grease.
Beberapa jenis yang umum digunakan antara lain:
Setiap jenis memiliki karakteristik berbeda dalam hal ketahanan panas, air, dan beban.
NLGI menunjukkan tingkat kekentalan grease.
Untuk kendaraan niaga, NLGI Grade 2 merupakan tipe yang paling banyak digunakan karena memiliki keseimbangan antara daya lekat dan kemudahan pemompaan.
Perhatikan rentang suhu kerja grease, terutama jika truk sering digunakan pada medan berat atau perjalanan jarak jauh.
Grease dengan ketahanan panas yang baik akan lebih stabil dan tidak mudah mencair.
Untuk truk yang sering melewati jalan berlumpur, hujan, atau area tambang, pilih grease yang memiliki ketahanan air (water resistance) yang baik agar pelumas tidak mudah tercuci.
Komponen seperti king pin, shackle, fifth wheel, dan pin hidrolik membutuhkan grease dengan kemampuan Extreme Pressure (EP) agar mampu melindungi permukaan logam dari keausan.
Agar pelumasan lebih optimal, lakukan beberapa langkah berikut:
Pemilihan grease yang tepat akan membantu memperpanjang umur bearing, pin, bushing, dan komponen bergerak lainnya.
Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi adalah:
Kesalahan-kesalahan tersebut dapat mempercepat kerusakan komponen dan meningkatkan biaya perawatan.
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency