©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Boom merupakan komponen utama pada truk crane yang berfungsi menopang dan mengangkat beban. Karena menerima gaya tarik, tekan, dan lentur yang sangat besar, boom dirancang menggunakan material baja berkekuatan tinggi agar mampu bekerja secara aman dalam berbagai kondisi.
Namun, penggunaan crane yang melebihi kapasitas angkat (overload) atau pengoperasian yang tidak sesuai prosedur dapat menyebabkan stress crack atau retak rambut (hairline crack). Kerusakan ini sering kali sulit terlihat dengan mata telanjang, tetapi dapat berkembang menjadi retakan besar yang membahayakan keselamatan kerja jika tidak segera ditangani.
Lalu, bagaimana cara mengenali tanda-tanda boom crane yang mulai mengalami stress crack? Berikut penjelasannya.
Stress crack adalah retakan kecil yang muncul akibat tegangan berulang atau beban yang melebihi kemampuan struktur boom. Retakan biasanya berawal dari titik dengan konsentrasi tegangan tinggi, seperti area las, sambungan pelat, lubang pin, atau sudut struktur.
Meskipun awalnya sangat kecil, retakan dapat terus memanjang setiap kali crane digunakan hingga akhirnya menurunkan kekuatan struktur boom secara signifikan.
Beberapa faktor yang dapat memicu munculnya retak rambut pada boom crane antara lain:
Semakin sering boom menerima beban berlebih, semakin besar risiko terbentuknya retakan.
Tanda paling umum adalah munculnya garis retak yang sangat tipis pada permukaan boom.
Retakan biasanya ditemukan di sekitar:
Karena ukurannya sangat kecil, pemeriksaan visual sebaiknya dilakukan pada boom yang bersih dan memiliki pencahayaan yang baik.
Retak pada baja sering kali menyebabkan lapisan cat ikut pecah.
Jika terlihat garis tipis pada cat yang terus muncul kembali setelah dibersihkan atau dicat ulang, kondisi tersebut patut dicurigai sebagai indikasi adanya retakan pada struktur di bawahnya.
Jangan langsung menganggapnya sebagai kerusakan kosmetik sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Boom yang mulai mengalami keretakan dapat menimbulkan bunyi tidak biasa ketika menerima beban.
Beberapa operator melaporkan suara seperti:
Jika bunyi tersebut muncul secara berulang saat boom bergerak atau mengangkat beban, hentikan pengoperasian dan lakukan inspeksi.
Stress crack yang berkembang dapat mengurangi kekakuan struktur boom.
Akibatnya, boom mungkin terlihat sedikit melendut, tidak lurus, atau mengalami perubahan bentuk saat mengangkat beban.
Gejala ini merupakan indikasi serius yang memerlukan pemeriksaan oleh teknisi berpengalaman.
Retakan pada struktur dapat memengaruhi distribusi beban sehingga gerakan boom terasa kurang stabil.
Operator mungkin merasakan:
Meskipun gejala ini juga dapat disebabkan oleh sistem hidrolik, kondisi struktur boom tetap harus diperiksa.
Selain inspeksi visual, beberapa metode berikut sering digunakan untuk mendeteksi retakan yang sulit terlihat:
Pemilihan metode pemeriksaan bergantung pada lokasi retakan dan tingkat kerusakan yang diduga.
Apabila ditemukan indikasi stress crack, jangan memaksakan crane tetap beroperasi.
Langkah yang sebaiknya dilakukan adalah:
Perbaikan struktur boom tidak boleh dilakukan sembarangan karena dapat memengaruhi kekuatan dan keselamatan crane.
Agar boom crane memiliki umur pakai yang panjang, lakukan beberapa langkah berikut:
Budaya inspeksi rutin merupakan investasi penting untuk menjaga keselamatan kerja.
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency