©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Pada dump truck, sistem hidrolik berperan penting dalam proses mengangkat dan menurunkan bak. Tenaga hidrolik yang digunakan berasal dari mesin melalui Power Take-Off (PTO) dan pompa hidrolik. Karena itu, ketika sistem dump dioperasikan, mesin memang akan menerima tambahan beban.
Namun, apabila putaran mesin (RPM) turun drastis, mesin terasa ngedrop, bahkan hampir mati saat bak diangkat, kondisi tersebut menandakan adanya masalah yang perlu segera diperiksa. Jika dibiarkan, kerusakan dapat menjalar ke sistem hidrolik maupun mesin sehingga biaya perbaikannya menjadi lebih besar.
Lalu, apa saja penyebab mesin truk ngedrop saat sistem hidrolik dump dijalankan? Berikut penjelasannya.
Pompa hidrolik yang mulai aus, macet, atau mengalami kerusakan internal akan membutuhkan tenaga lebih besar dari mesin. Akibatnya, putaran mesin turun secara signifikan ketika PTO diaktifkan.
Selain itu, pompa yang tidak sesuai kapasitas juga dapat membebani mesin secara berlebihan.
Oli hidrolik yang sudah kotor, tercampur air, atau memiliki viskositas yang tidak sesuai akan meningkatkan hambatan dalam sistem. Akibatnya, pompa harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan tekanan yang dibutuhkan.
Selain membuat mesin terasa berat, kondisi ini juga mempercepat keausan komponen hidrolik.
Filter hidrolik berfungsi menyaring kotoran agar tidak masuk ke pompa dan katup. Jika filter tersumbat, aliran oli menjadi terhambat sehingga tekanan dalam sistem meningkat dan pompa bekerja lebih berat.
Akibatnya, mesin kehilangan tenaga saat sistem dump dioperasikan.
Tidak semua penyebab berasal dari sistem hidrolik. Mesin yang performanya menurun juga dapat membuat putaran mesin mudah turun saat menerima beban tambahan dari PTO.
Beberapa penyebabnya antara lain:
Relief valve berfungsi mengatur tekanan maksimum pada sistem hidrolik. Jika katup ini macet atau tidak bekerja dengan benar, tekanan dapat menjadi terlalu tinggi sehingga pompa terus menerima beban berlebih.
Selain itu, silinder hidrolik yang macet atau selang yang tersumbat juga dapat meningkatkan beban kerja sistem.
Mengabaikan gejala ini dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti:
Semakin cepat penyebabnya ditemukan, semakin kecil risiko kerusakan yang lebih serius.
Agar sistem dump tetap bekerja optimal, lakukan beberapa langkah berikut:
Perawatan berkala tidak hanya menjaga performa sistem hidrolik, tetapi juga memperpanjang umur mesin dan komponen pendukung lainnya.
Segera lakukan pemeriksaan apabila mengalami kondisi berikut:
Pemeriksaan menggunakan alat ukur tekanan hidrolik akan membantu teknisi menemukan penyebab masalah secara lebih akurat.
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency