©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Rangka chassis merupakan tulang punggung sebuah truk. Seluruh beban muatan, karoseri, mesin, hingga sistem suspensi bertumpu pada struktur ini. Jika terjadi korosi (karat), kekuatan rangka dapat menurun drastis dan berisiko menyebabkan kerusakan serius bahkan kecelakaan.
Korosi pada chassis umumnya terjadi akibat paparan air, lumpur, bahan kimia, serta kondisi cuaca ekstrem. Untuk menjaga ketahanan dan umur pakai kendaraan komersial, berikut 5 tips mencegah korosi pada rangka chassis truk.
Banyak pemilik armada hanya fokus mencuci bagian luar bodi, padahal area kolong justru paling rentan karat.
Pastikan untuk:
Jika truk sering digunakan di area tambang, perkebunan, atau proyek konstruksi, pencucian kolong sebaiknya dilakukan lebih sering.
Pelapisan anti karat (anti-rust coating) sangat efektif melindungi chassis dari oksidasi.
Beberapa metode perlindungan:
Lapisan ini berfungsi sebagai penghalang antara permukaan baja dan udara lembap yang memicu karat.
Cat yang terkelupas akan membuka permukaan baja dan mempercepat proses oksidasi.
Langkah yang perlu dilakukan:
Penanganan dini jauh lebih murah dibanding perbaikan rangka yang sudah keropos.
Air yang mengendap di sela-sela rangka menjadi pemicu utama korosi.
Perhatikan:
Jika memungkinkan, gunakan area parkir dengan sirkulasi udara baik untuk mengurangi kelembapan.
Beberapa area chassis lebih rentan terhadap korosi, seperti:
Inspeksi rutin membantu mendeteksi karat sejak dini sebelum menyebar. Dalam operasional kendaraan niaga, pemeriksaan struktur kendaraan juga menjadi bagian dari standar keselamatan yang diatur dalam regulasi teknis oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Korosi pada rangka chassis dapat menyebabkan:
Karena chassis adalah fondasi kendaraan, kerusakan di bagian ini tidak boleh dianggap sepele.
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency