©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency
Setelah sempat padat karena perbaikan jalan dan aksi sopir truk, jalur Tol Cipularang kembali normal. Bersamaan dengan itu, razia truk ODOL (Over Dimension Over Loading) kembali digelar untuk menertibkan kendaraan barang yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Razia dimulai pada Selasa, 17 Juni 2025, dan dilakukan di sejumlah titik strategis seperti:
Rest Area KM 88
Jalur rawan ODOL lainnya di Cipularang
Hasil pemeriksaan:
Total kendaraan diperiksa: 82 unit
Terjaring pelanggaran: 28 unit
Razia ini merupakan kerja sama antara:
Jasa Marga
BPTD II Jawa Barat
Polisi Jalan Raya (PJR)
Dinas Perhubungan
Jasa Raharja
Denpom TNI AD
Pemerintah gencar menindak ODOL untuk mendukung program “Indonesia Bebas ODOL 2025.” Tujuan razia ini meliputi:
Melindungi infrastruktur jalan tol, terutama di jalur menurun dan licin seperti Cipularang
Mengurangi risiko kecelakaan akibat truk dengan beban dan dimensi berlebih
Menjaga kelancaran arus lalu lintas pasca perbaikan jalur
Selain penindakan, sosialisasi risiko ODOL juga dilakukan di lokasi yang sama. Sopir truk mendapatkan:
Edukasi tentang bahaya kendaraan ODOL
Pemeriksaan kesehatan gratis
Brosur dan informasi mengenai tata cara normalisasi kendaraan
Setelah dilakukan perbaikan dan pengalihan arus pada 16–20 Juni, kondisi jalur Tol Cipularang kini kembali lancar. Meski begitu, razia ODOL tetap dilakukan secara paralel agar tidak menimbulkan kemacetan.
Sementara razia berjalan, sebagian sopir truk tetap menggelar aksi penolakan Zero ODOL di beberapa lokasi seperti:
Gerbang Tol Soroja, Bandung
Wilayah Padalarang
Pendapatan menurun karena muatan dibatasi
Belum ada subsidi normalisasi dari pemerintah
Tarif logistik dinilai tidak adil
Pemerintah menyatakan terbuka untuk dialog dan penyesuaian bertahap, namun tetap konsisten bahwa ODOL harus diberantas demi keselamatan dan efisiensi jalan nasional.
Razia ODOL di Tol Cipularang kembali digelar untuk mendukung keselamatan pengguna jalan dan mencegah kerusakan infrastruktur. Pemerintah juga mengimbangi penindakan dengan edukasi dan layanan sopir di lapangan.
Namun, perlawanan dari sopir truk terus muncul, menandakan bahwa kebijakan ini masih membutuhkan pendekatan dialog dan solusi realistis di lapangan.
PT Valar Truk Solusi
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 55A
Jakarta Barat
©2025 All Rights Reserved. Developed by act! Digital Agency